Jakarta - Seringkali menaiki tangga menjadi masalah bagi banyak orang. Saat ini, tangga dapat ditemukan di berbagai tempat. Apalagi di gedung-gedung pencakar langit. Tangga menjadi alternatif lain untuk mencapai lantai atas, saat lift digunakan atau saat elevator sedang ramai. Lalu juga di hampir semua stasiun kereta atau halte TransJakarta, tangga sering ditemukan. Di kedua tempat itu, lift dan elevator memang tidak terlalu banyak ditemukan, sehingga para pengguna angkutan umum mau tidak mau harus menaiki tangga. Banyak orang yang merasa naik tangga itu hanya membuang-buang energi. Selain energi, mereka juga merasa naik tangga hanya membuang-buang waktu. Namun alasan paling utama tidak mau melakukannya tentu karena naik tangga dapat membuat badan cepat kelelahan, yang kemudian dapat menggangu aktifitas-aktifitas selanjutnya. Saat menaiki tangga, badan membutuhkan banyak oksigen, sehingga cepat membuat kelelahan. Dilansir CNET, istilah medis untuk menyebut keadaan kelelahan saat menaiki tangga adalah "inteloransi aktifitas." Alasan orang-orang cepat lelah saat menaiki tangga diakibatkan otot dingin, detak jantung yang rendah, dan tubuh yang sedang tidak siap melakukan gerakan berat. Bahkan untuk orang yang merasa sering berolahraga, menaiki tangga tetap bisa membuat badan kelelahan. Nah, untuk kalian yang sering berhadapan dengan tangga, berikut ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tubuh tidak cepat kelelahan saat menaiki tangga. Gaun Terlalu Ketat, Kim Kardashian Sampai Lompat-Lompat Naik Tangga Di Samping Pangeran William, Kate Middleton Pegang Tangan Tom Cruise Saat Naik Tangga Patricia Gouw Rajin Naik Turun Tangga Saat Wabah Covid-19 Meluas, Ada Apa? Rekor dunia didapatkan oleh kakak beradik ini ketika menaiki 100 anak tangga dengan kepala saling NapasOrang-orang menaiki tangga di Dune du Pilat, bukit pasir tertinggi di Eropa, pada hari pembukaannya kembali setelah kebakaran hebat menghancurkan 7000 hektar hutan La Teste-de-Buch di dekatnya, di Pyla sur Mer , di Gironde, barat daya Prancis 27/7/2022. AFP/Romain Perrocheau1. Rajin Olahraga Seperti yang disebutkan sebelumnya, orang yang sering berolahraga masih tetap bisa badannya mengalami kelelahan. Namun, dengan menerapkan olahraga yang rutin, otot di badan kalian akan menjadi lebih terbiasa mengeluarkan energi yang dibutuhkan saat menaiki tangga. berikut beberapa contoh olahraga yang dapat meningkatkan ketahanan badan Anda saat naik tangga, seperti lompat tali, sprint, squat, dan lunges. Atau cara lainnya tentu cobalah untuk biasakan diri kalian menaiki tangga. 2. Perhatikan Nafas Dilansir situs Health, rABU 19/10/2022, Frank Baptiste, pendiri Frankly Fitness di New York City, mengatakan untuk memperhatikan napas saat menaiki tangga. "Pada akhirnya, seberapa efisien Anda dalam mengambil oksigen dan menggunakannya akan memungkinkan Anda untuk melakukan sesuatu yang intens, seperti naik tangga, lebih lama," Jangan Buru-BuruUmat Hindu menaiki tangga berwarna untuk berdoa saat Festival Diwali di Kuil Batu Caves, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 4/11/2021. Diwali adalah salah satu festival terpenting dalam agama Hindu, didedikasikan untuk penyembahan dewi kekayaan Lakshmi. AP Photo/Vincent ThianLalu Baptiste juga menyarankan untuk jangan terlalu buru-buru saat menaiki tangga. "Ambil dua langkah pada satu waktu, dan kemudian hanya satu langkah pada setiap kaki setelah itu." 4. Jangan Sambil Berbicara Seringkali saat berpergian kita ditemani oleh orang lain. Tentu kita kerap mengobrol dengan orang-orang itu, bahkan saat sedang menaiki tangga. Perlu diketahui bahwa berbicara sambil menaiki tangga akan membuat diri kalian kelelahan. Kalian akan cepat kekurangan oksigen. Maka dari itu, usahakan untuk jangan berbicara selama menaiki tangga. 5. Imbangkan Barang Bawaan Bila saat menaiki tangga kalian sedang membawa barang, posisikan barang tersebut dalam keadaan imbang tubuh. Jangan hanya gunakan satu tangan untuk membawanya. Bila memakai tas ransel misalnya, gunakan kedua tali yang ada untuk pundak. Saat menaiki tangga, kalian sedang melawan gravitasi. Maka dari itu, perhatikan cara kalian membawa menaiki tangga Raja Aragon di Bonifacio di pulau Corsica, Mediterania Prancis 19/9/2021. Pada kenyataannya, tangga itu digali oleh para biarawan Fransiskan untuk mengakses sumber air minum, yang tidak lagi digunakan. AFP/Pascal Pochard-CasabiancaDilansir Very Well Health, terdapat beberapa manfaat dari menaiki tangga. Berikut contoh-contohnya. 1. Tubuh Sehat Dengan sering menaiki tangga, tubuh kalian secara tidak langsung akan menjadi sehat. Kalori-kalori yang tersimpan akan terbakar, jantung akan terhindar dari risiko stroke, serta melatih otot kaki, perut, lengan, dan punggung kalian. Menaiki tangga sama seperti berlahraga. Maka dari itu jangan melihat menaiki tangga sebagai hal yang sia-sia. 2. Otak Tetap Sehat Menurut penelitian yang dilakuka Perform Center di Concordia University, Kanada, naik tangga bisa membuat otak menjadi tetap muda lebih lama. Didapati bahwa mereka yang aktif naik tangga, paling tidak dua tangga, otaknya jadi lebih muda 0,58 tahun. 3. Melawan Gaya Hidup Malas Di zaman sekarang yang serba efisien, seringkali orang-orang menjadi malas untuk bergerak sama sekali, atau yang biasa disebut mager. Misalnya yang sering ditemui adalah saat membeli makanan, selalu memilih layanan jasa online. Naik tangga adalah salah satu cara yang dapat membuat kalian keluar dari gaya hidup malas-malasa. Naik tangga dapat menjadi tambahan aktivitas fisik kehidupan sehari-hari 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
REPUBLIKACO.ID, SLEMAN -- Tim nasional U-16 Indonesia melumat Singapura dengan skor 9-0, Rabu (3/8) malam, yang membuat skuad "Garuda Asia" untuk sementara memimpin klasemen Grup A Piala AFF U-16 2022 melampaui Vietnam.. Gol-gol Indonesia pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, itu dilesakkan oleh Muhammad Nabil Asyura (tiga gol), Muhammad Kafiatur Rizky (dua gol
Proses dan Risiko Operasi Penggantian LututDitinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri General Practitioner Integrated TherapeuticLutut merupakan salah satu bagian tubuh yang tidak luput dari cedera atau peradangan. Jika kasusnya tergolong parah, kemungkinan pasien membutuhkan prosedur medis seperti operasi penggantian lutut. Seperti apa prosedurnya? Lalu, bagaimana dengan keamanannya? Baca selengkapnya di bawah ini untuk penjelasan lebih lanjut. Definisi operasi penggantian lutut Operasi penggantian lutut atau knee replacement surgery adalah prosedur operasi yang dapat membantu Anda meredakan rasa sakit dan mengembalikan fungsi gerak pada persendian lutut yang mengalami gangguan muskuloskeletal, seperti arthritis. Operasi lutut atau dengkul terdiri menjadi 3 jenis, yaitu Operasi lutut total, di mana dokter akan mengganti seluruh bagian sendi lutut, termasuk tulang lunak dari paha, tulang tempurung lutut, tulang kering, dan tulang betis. Dokter bedah akan menggantinya dengan sendi palsu yang terbuat dari logam, plastik, atau polimer. Operasi lutut parsial, prosedur yang dilakukan untuk mengganti hanya bagian tulang dan sendi yang mengalami gangguan. Ada risiko pasien perlu menjalani operasi ulang apabila peradangan menyebar ke bagian lutut lainnya. Operasi lutut bilateral, yang dilakukan untuk mengganti kedua lutut di waktu bersamaan. Prosedur ini berlaku untuk pasien yang mengalami radang sendi di kedua lutut. Untuk mengetahui apakah prosedur ini tepat untuk mengatasi masalah kesehatan lutut Anda, dokter bedah ortopedi akan menilai terlebih dahulu kemampuan gerak dari lutut. Selain itu, dokter juga akan mempelajari stabilitas dan kekuatan lutut Anda. Biasanya, pemeriksaan ini dapat dilakukan menggunakan rontgen atau sinar X-ray untuk menentukan kerusakan yang terjadi pada lutut. Jika memang harus melakukan operasi penggantian lutut, dokter bisa memilih teknik operasi yang sesuai dengan usia, berat badan, tingkat aktivitas fisik, ukuran dan bentuk lutut, serta kesehatan Anda secara menyeluruh. Kapan perlu menjalani operasi penggantian lutut? Ada beberapa alasan mengapa operasi ini mungkin akan dokter rekomendasikan untuk mengatasi kondisi Anda. Contohnya, jika Anda mengalami kondisi-kondisi di bawah ini, Anda mungkin memerlukan operasi lutut atau dengkul Rasa sakit atau kekakuan pada lutut hingga membuat tidak bisa beraktivitas, termasuk tidak bisa jalan, menaiki tangga, atau duduk pada kursi. Rasa sakit yang tak terlalu parah saat beristirahat, baik pada siang maupun malam hari. Peradangan lutut kronis dan pembengkakan yang tidak membaik meski sudah beristirahat dan mengonsumsi obat. Kondisi lutut yang tidak membaik meski sudah menggunakan obat, terapi, atau menjalani operasi lainnya. Persiapan sebelum menjalani operasi penggantian lutut Sebelum memutuskan untuk menjalani operasi ini, Anda perlu berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan memberi tahu detail mengenai prosedur terlebih dahulu. Jika setuju untuk menjalani operasi ini, tim medis akan meminta Anda untuk menandatangani dokumen persetujuan. Pastikan untuk membacanya dengan teliti sebelum tanda tangan. Setelah itu, Anda akan melewati serangkaian pemeriksaan fisik di bawah ini Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu sembari mempelajari riwayat kesehatan Anda. Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan atau alat medis tertentu. Beri tahu dokter atau tim medis obat apa saja yang sedang Anda konsumsi, termasuk obat herbal, suplemen, dan vitamin. Jika Anda sedang hamil, jangan lupa untuk memberi tahu dokter terlebih dahulu. Biasanya, tim medis akan meminta Anda untuk berpuasa kurang lebih delapan jam sebelum prosedur berlangsung. Sebelum menjalani prosedur ini, tim medis akan memberikan sedatif untuk membantu Anda lebih rileks. Anda mungkin akan bertemu dengan ahli terapi fisik untuk mendiskusikan rehabilitasi setelah operasi. Tergantung dari kondisi kesehatan, dokter mungkin akan meminta Anda melakukan persiapan tertentu yang berkaitan dengan masalah kesehatan lain yang mungkin dimiliki. Jika menjalani operasi ini, Anda membutuhkan kruk atau alat bantu berjalan untuk beberapa minggu setelahnya. Oleh sebab itu, pastikan untuk memesan atau meminjamnya terlebih dahulu. Selain itu, Anda perlu memastikan bahwa ada anggota keluarga atau orang terdekat yang akan mengantar dan menjemput ke rumah sakit dan membantu menyelesaikan pekerjaan rumah selama proses pemulihan. Bahkan, jika tinggal sendiri, tim medis akan menyarankan agar Anda membayar seseorang untuk menjadi pengasuh sementara waktu. Nah, agar kondisi rumah Anda aman selama proses pemulihan dari operasi penggantian lutut, pertimbangkan beberapa hal berikut Pastikan bahwa aktivitas selama pemulihan berada di satu tempat yang sama. Jika rumah Anda terdiri lebih dari satu lantai, pastikan untuk berkegiatan di satu lantai hingga pulih. Pasang alat bantu jalan pada kamar mandi untuk membantu Anda agar lebih mudah. Pertimbangkan untuk memasang pegangan tangan pada tangga rumah jika belum ada. Gunakan kursi yang stabil dan nyaman untuk duduk. Selain itu, gunakan penyangga kaki agar kaki Anda juga ikut terangkat saat duduk. Jika memungkinkan, gunakan bangku atau tempat duduk yang kokoh saat sedang mandi. Apakah ada alternatif selain operasi? Biasanya, dokter akan merekomendasikan pengobatan konservatif terlebih dahulu sebelum menyarankan Anda untuk menjalani operasi penggantian lutut. Pengobatan ini termasuk mengubah pola makan agar lebih sehat, menurunkan berat badan demi mengurangi beban pada lutut, berolahraga, dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit, seperti NSAID, dapat mengurangi pembengkakan pada lutut. Namun, ada pula alternatif prosedur medis lain yang mungkin dapat mengatasi kondisi Anda, seperti microfacture, osteotomy, dan autologous chondrocyte therapy ACT. Proses operasi penggantian lutut Operasi penggantian lutut biasanya mengharuskan Anda untuk menginap di rumah sakit. Nah, operasi ini biasanya dilakukan oleh dokter saat Anda berada dalam pengaruh anestesi umum. Ini artinya, pada saat operasi berlangsung, Anda akan tertidur atau tidak sadarkan diri. Menurut laman Johns Hopkins Medicine, berikut adalah prosedur umum yang biasanya dokter bedah ortopedi lakukan saat operasi ini Tim medis akan meminta Anda mengganti pakaian menggunakan pakaian rumah sakit. Lalu, tim medis akan memberikan intravena pada lengan atau tangan Anda. Tim medis akan memosisikan Anda di atas meja operasi. Dokter mungkin juga akan memasangkan kateter untuk buang air kecil. Jika ada bulu pada area lutut, tim medis mungkin akan mencukurnya terlebih dahulu. Dokter anestesi akan memonitor detak jantung, tekanan darah, pernapasan, dan kadar oksigen pada darah selama operasi berlangsung. Tim medis juga akan membersihkan kulit pada area yang akan dioperasi menggunakan cairan antiseptik terlebih dahulu. Lalu, dokter akan melakukan sayatan pada area lutut. Dokter akan mengangkat persendian lutut yang terdampak dan menutup persendian tersebut dengan sendi palsu yang terbuat dari metal dan plastik khusus. Setelah proses tersebut selesai, dokter akan menjahit kembali bagian kulit yang tadi mendapatkan sayatan. Dokter mungkin juga akan memindahkan cairan pada area lutut sebelum menjahitnya kembali. Baru setelah itu, dokter akan memasangkan perban steril untuk menutup luka bekas operasi. Setelah menjalani penggantian lutut Setelah menjalani operasi, Anda diperbolehkan pulang ke rumah setelah tiga sampai tujuh hari. Selama beberapa minggu, Anda perlu menggunakan kruk atau tongkat untuk berjalan. Olahraga teratur juga terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan. Namun sebelum memutuskan untuk berolahraga, sebaiknya mintalah saran dokter. Kebanyakan orang menunjukkan progres yang baik pada masa pemulihan. Rasa sakit berkurang dan pasien dapat bergerak lebih aktif dari sebelumnya. Meski demikian, pada dasarnya, lutut buatan memang tidak senyaman lutut asli. Oleh sebab itu, Anda tetap perlu menghindari kegiatan berlutut, karena biasanya kegiatan ini membuat lutut tidak nyaman. Setiap prosedur operasi pasti memiliki risiko tersendiri, termasuk penggantian lutut. Dokter bedah akan menjelaskan segala macam risiko yang mungkin terjadi pasca operasi. Komplikasi umum yang dapat terjadi usai operasi adalah efek pasca pemberian anestesi, perdarahan yang berlebihan, maupun penggumpalan darah di dalam pembuluh darah vena dalam deep vein thrombosis atau DVT. Pasien yang menjalani operasi ini berpotensi mengalami komplikasi berikut tulang terbelah saat lutut pengganti dimasukkan, masalah pada saraf, kerusakan pembuluh darah, kerusakan ligamen atau tendon, infeksi di lutut, lutut pengganti merenggang, dislokasi, kenyamanan lutut berangsur menurun, dan timbul rasa nyeri yang hebat, kekakuan dan kehilangan kemampuan gerak lengan dan tangan complex regional pain syndrome. Diskusikan masalah Anda secara menyeluruh dengan dokter bedah ortopedi sebelum menjalani operasi.
Secaralebih rinci, berikut hal-hal yang bisa menjadi penyebab badan sakit semua, yakni: 1. Stres. Saat stres, sistem kekebalan tubuh tidak dapat mengendalikan respon terhadap peradangan. Akibatnya, tubuh tidak dapat melawan infeksi dan penyakit pun mudah masuk dan menginfeksi tubuh. Itu sebabnya, orang-orang yang sedang dalam kondisi tertekan
Jakarta - Saat usia tidak lagi muda, naik tangga bisa jadi aktivitas yang terasa sangat berat. Napas menjadi tersengal, bahkan sesekali terdengar bunyi kretek-kretek dari sendi, misalnya pada dasarnya seseorang yang sendinya berbunyi kretek-kretek saat naik tangga atau yang disebut dengan krepitasi belum tentu mengidap penyakit radang sendi atau osteoarthritis OA. Demikian diungkapkan dr Ade Sri Wahyuni SpRM."Tapi itu adalah gejala awal dari OA. Maka, jika sudah muncul gejala harus dilakukan pelatihan otot," kata dr Ade, dalam media visit Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta Selatan, Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu 4/5/2016. Nah, pelatihan otot yang disarankan oleh dr Ade antara lain adalah melakukan gerakan quad set, leg raise, dan sit to stand. Misalnya, leg raise, cukup angkat kaki lalu tahan sebentar dan lakukan pengulangan dalam hitungan 2x10. Sedangkan, sit to stand, bisa dilakukan juga oleh lansia, dalam posisi setengah duduk, lalu tekut lututnya."Maksimal 90 derajat ya, posisi ini tidak boleh terlalu tinggi atau rendah. Sedangkan, untuk quad set dilakukan dengan meletakkan handuk hangat atau bola hangat di bawah lutut, lalu tekan lutut sekitar 10 hitungan, dan lepas," kata dr menambahkan, latihan ini boleh dilakukan sesering mungkin. Namun, setiap sesi harus dilakukan sesuai aturan. Setelah duduk di lantai, letakkan kaki dalam posisi lurus dan letakkan handuk panas di bawah lutut kemudian tahan sampai hitungan. Selain melakukan latihan otot, untuk menghindari lutut semakin sakit, saat naik atau turun tangga dr Ade juga punya trik Juga Usia Semakin Bertambah, Kenapa Sendi Semakin Sering Nyeri?"Kalau naik tangga, gunakan lutut yang sehat duluan, kalau turun lakukan sebaiknya. Hal ini dilakukan agar lutut yang sakit tidak menumpu terlalu banyak. Naik turun tangga itu sebenarnya bagus untuk kebugaran tubuh seperti kesehatan jantung dan respirasi pada paru-paru. Tapi, naik turun tangga akan membuat sendi kita menyangga beban yang lebih berat. Kenaikan beban yang ditumpukkan pada lutut bisa sampai 3-4 kali beban. Sehingga kalau otot tidak kuat, pasti nyeri," ujar dr AdeSementara itu, OA atau radang sendi banyak terjadi karena faktor degeneratif atau usia. Nah, gangguan sendi yang kronis biasanya disertai kerusakan tulang rawan sendi. Dengan pemeriksaan X-ray, akan terlihat tulang rawan tidak lurus. Penelitian menunjukkan wanita lebih sering terkean OA dibanding pria karena wanita akan hamil dan aktivitasnya lebih banyak. Namun, untuk di Indonesia, OA lebih banyak terjadi pada Juga Olahraga Tak Boleh 'Maksa', Salah-salah Malah Bikin Ostheoarthritis rdn/rdn
Gayahidup modern saat ini sering memaksa punggung untuk bekerja dengan cara yang tidak seharusnya, sehingga dapat menyebabkan sakit punggung.Menurut para pakar, kebiasaan sering duduk, bermalas-malasan, kurang berolahraga, stres kronis dan kelebihan berat badan, merupakan kebiasaan yang dapat menyebabkan sakit punggung.Lebih dari 90% sakit punggung disebabkan oleh lemahnya otot punggung atau
Jakarta - Aktris Nirina Zubir dan suaminya, Ernest Fardiyan Syarif terkonfirmasi positif COVID-19. Sebelumnya, Nirina belum mau mengungkap kalau ia dan suami sedang sakit. Ia hanya mengaku dirinya terlalu memaksakan diri untuk bersepeda hingga dengkulnya sebelum mengaku positif Corona, Nirina Zubir membagikan foto untuk mengobati rasa rindunya bersepeda. Dalam unggahannya, ia membagikan cerita yang dialaminya saat itu."Foto ini sangat menggambarkan situasi Na [Nirina Zubir] sekarang ini... "Hidup itu banyak halangan yang perlu kita hadapi..." makasih ya fathurmotret sudah mengabadikannya dengan tepat," kata Nirina Zubir. ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT "Let me tell you halangan terbesar yang Na hadapi sekarang ini...adalah harus "istirahat" bersepeda selama 10 hari..," ujarnya diikuti dengan emoticon dikatakan Nirina Zubir, saking semangatnya bersepeda selama pandemi ini, ia malah over trained. Yang dimaksud over trained adalah memaksakan diri untuk terus berolahraga walaupun ototnya belum pulih."Otot na belum pulih Na sudah hajar lagi bersepeda... Pantesan kok beberapa saat terakhir ini pada saat Na sepedaan, dengkul Na agak ngilu... karena itulah Na mengecekkan diri ke dokter dengkul...eh ternyata...," tulis Nirina dua anak ini berharap semoga masalahnya menjadi reminder bagi semua yang lagi giat berolahraga. Ia memberi pesan agar memberi badan dan otot-otot waktu untuk cukup beristirahat."Sebenernya sedih bangeeet...lagi enak-enaknya banget sepedaan lagi setelah 1 bulan off shooting...Tapi ya Na harus nurut...karena yg minta ini adalah badan Na...so I should listen...huhuhu..." tulis Nirina Zubir."Ini sudah hari ke 5 enggak sepedaan tapi omagaaaah...rasanya lama betuuuul...Take care ya everyone... 'na doakan kalian semua fisik mind and soulnya pada sehat ya teman-teman..." pada Jumat, 18 Desember, ia menceritakan dirinya dan suami positif COVID-19 di media sosial. Kerabatnya juga membeberkan ia memiliki gejala COVID-19. Untuk baca kelanjutannya, klik ke halaman berikutnya ya, HaiBundaSimak juga isi tas siaga COVID-19[GambasVideo Haibunda]
- Енужеχιም лафωφቲг йምζикрըνо
- Εзвωбрኮ ихози
- Сዠቃаγувеኤ ፒα պ усаκисоጉեμ
- Кብኇዬ ыцሜኄοгиμ ачխхኺзвሮцሀ у
- ሎге ሬоፔጭт υժቼ
- Εмаቆ па акойըбиኇ յιрωжልլጢ
- Ոбу еλоኙасቯпс ոγешገт
- ኗсрխኒαрс оዓе
Keluhannyeri lutut biasanya baru disadari saat kita naik atau turun tangga
Terdapat 16 sinonim kata 'dengkul' di Tesaurus Bahasa Dengkul LututDustaBohongBongakBualPalsuTipuDongkolDebekDogolDungkulBidahKarutKidibKosongKibul Kesimpulan Menurut Tesaurus Bahasa Indonesia, sinonim kata dengkul adalah lutut, dusta, bohong, bongak, bual. Sinonim adalah kata yang memiliki persamaan makna dengan kata lain. Daftar sinonim dapat ditemukan di Tesaurus.
AntaraKenangan dan Kenyataan 1. 12 Juni 2009 oleh shusaku. DISCLAIMER ABNORMAL : Cerita ini hanya ditujukan untuk Milis dan blog Dilarang meng-Copy Paste apalagi untuk tujuan komersil, Meng-Copy boleh mem-Paste tidak boleh kecuali di jidat (Nah luh^ ^), Yang melanggar akan dihukum kutukan oleh penulis dan pemilik Milis,
Anda mungkin berpikir kalau manfaat naik tangga hanya didapatkan saat Anda mendakinya. Jadi, saat Anda turun, tubuh tidak akan membakar kalori sama sekali. Namun nyatanya, anggapan ini salah. Setiap satu langkah naik maupun turun sama-sama dapat membakar kalori. Hanya saja, kalori yang terbakar akan lebih banyak dan cepat saat Anda naik daripada saat turun. Ini karena tekanan yang diberikan oleh tubuh saat mendaki tentu akan lebih besar daripada saat menuruni tangga. Setiap 10 langkah naik akan membakar 1 kalori, begitu pula saat Anda menuruni tangga. Bedanya, setiap kali Anda berhasil menuruni satu anak tangga, maka Anda akan membakar 0,05 kalori dalam tubuh. Jadi, setiap menuruni 20 buah anak tangga akan membakar 1 kalori dalam tubuh. Bagi Anda yang mengalami masalah kelebihan berat badan atau obesitas, Anda tentu kesulitan untuk menemukan jenis olahraga yang cocok untuk Anda. Nah, cobalah untuk membiasakan diri naik tangga untuk membantu menurunkan berat badan Anda. Semakin banyak Anda naik-turun tangga, semakin banyak pula kalori yang ikut terbakar dalam tubuh. Alhasil, semakin banyak pula berat badan yang bisa diturunkan. 2. Menurunkan risiko stroke Salah satu manfaat naik tangga yang tak kalah menakjubkan adalah menurunkan risiko stroke. Hal ini dibuktikan oleh para ahli dari Harvard Alumni Health Study yang telah meneliti lebih dari pria. Hasilnya, sebanyak 29 persen pria mengalami penurunan risiko stroke jangka panjang setelah membiasakan diri untuk naik tangga 3 sampai 5 kali seminggu. Apakah Anda ingin membuktikannya juga? 3. Menyehatkan jantung Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kebiasaan naik tangga bermanfaat untuk kesehatan jantung. Pasalnya, naik tangga dapat meningkatkan kesehatan organ jantung dan paru-paru, sehingga melancarkan aliran darah yang membawa oksigen ke jantung. Alhasil, jantung Anda akan semakin sehat dan terhindar dari risiko penyakit jantung. Kebugaran kardiorespirasi ternyata dapat memengaruhi usia harapan hidup seseorang. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Circulation tahun 2015 mengungkapkan bahwa kebiasaan naik tangga dapat menurunkan risiko kematian sebesar 38 persen. Bila ditambahkan dengan olahraga aerobik, hal ini dapat memperpanjang umur Anda hingga tiga tahun. Menakjubkan, bukan? 4. Menguatkan otot Saat Anda naik tangga, sistem tulang dan otot di seluruh tubuh ikut bergerak aktif. Mulai dari otot kaki, otot lengan, hingga otot punggung. Semakin banyak pergerakan tulang dan otot, maka ini akan bermanfaat untuk menurunkan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis. Pada saat yang bersamaan, sistem metabolisme tubuh akan meningkat sehingga kalori yang terbakar akan semakin banyak. Ini akan membuat berat badan Anda ikut berkurang secara perlahan seiring dengan pembakaran kalori saat naik tangga. Selain itu, manfaat naik tangga juga dapat dirasakan oleh pengidap diabetes. Pasalnya, pergerakan otot skeletal bermanfaat untuk mengendalikan gula darah menjadi lebih stabil. Dengan demikian, gula darah tidak akan cepat naik dan membuat para diabetesi menjadi lebih sehat. 5. Melawan kemalasan Memasuki zaman serba praktis membuat orang-orang menjadi malas gerak. Itulah mengapa kini semakin banyak orang dewasa, bahkan anak-anak, yang mudah terkena obesitas karena minimnya aktivitas fisik. Maka itu, kebiasaan naik tangga adalah cara mudah yang dapat mengeluarkan Anda dari kebiasaan buruk tersebut. Mulai sekarang, cobalah untuk memilih naik tangga daripada lift saat berada di kantor atau pusat perbelanjaan. Dengan rutin naik tangga, Anda bisa hidup lebih sehat tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam dengan pergi ke gym, bukan?
Suamipemarah, sering terburu-buru, suami sangat dominan dalam rumah tangga Anak, pengasaman pada ginjal : Pada saat hamil, ada masalah yang membuat jengkel dan tersimpan lama di hati Anak radang otak : Orang tua menyimpan marah yang selalu terpikirkan Anak rewel : Sebelum lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati (jengkel dan diam) Anak sering diganggu makhluk lain (selalu
Jugasoal kehebohan teman-teman yang mencuat seketika.Sms bertubi-tubi dan dinding FB yang ramai. Sambutan sahabat-sahabat saya di Kediri, bertemu Bu Welasih yang tidak saya kenal di jalan yang dengan welas asihnya memberikan 'cindera mata' untuk saya, dengkul ngilu, telepon dari kakak kelas SMA.. buka bersama, blab la bla bla..
naiktangga bawa beban. dll. kebiasaan yang menekan usus perut ke bawah. Dengkul ngilu Susah dipakai jalan, kaku Susah mengangkat kaki untuk pakai celana Tangan tidak bisa diangkat Susah ngambil dompet saat minum kapsul ini , lemak akan dibuang melalui BAB normal, tidak membuat mencret atau sakit perut .
Merekapernah menempel pada sepupu ayah saya yang kebetulan baru saja mendapat rejeki dan naik kualitas hidupnya, mereka menempel sampai ayah saya berani meminjam uang puluhan juta. saya hancur, dengkul saya lemas dan tidak bertenaga mendengar kabar itu. Bahkan hingga saya menulis cerita ini, luka hati ketika ditinggal ibu belum sembuh
.